Cara Kerja Transformator Penaik Tegangan (Step Up Trafo)

 Transformator penaik tegangan, juga dikenal sebagai transformator step-up, adalah jenis transformator yang dirancang khusus untuk meningkatkan tegangan listrik dari tingkat tegangan yang rendah ke tingkat tegangan yang lebih tinggi. Prinsip kerja trafo step up ini sebenarnya sama saja dengan trafo penurun tegangan (step down) yakni didasarkan pada hukum induksi elektromagnetik Faraday dan hukum transformator.

Berikut adalah langkah-langkah umum cara kerja transformator penaik tegangan:

  1. Kumparan Primer (Low Voltage Side):

    • Transformator penaik tegangan memiliki kumparan primer yang terhubung ke sumber tegangan rendah, misalnya, jaringan distribusi tegangan rendah.
    • Arus listrik mengalir melalui kumparan primer ini, menciptakan medan magnetik di sekitarnya sesuai dengan arus listrik yang mengalir.
  2. Kumparan Sekunder (High Voltage Side):

    • Transformator penaik tegangan memiliki kumparan sekunder yang terhubung ke beban atau sistem yang membutuhkan tegangan tinggi.
    • Medan magnetik yang dihasilkan oleh kumparan primer menginduksi tegangan pada kumparan sekunder, sesuai dengan rasio jumlah lilitan pada kumparan primer dan sekunder.
  3. Hukum Induksi Elektromagnetik:

    • Hukum Faraday menyatakan bahwa perubahan fluks magnetik melalui sebuah kumparan akan menginduksi tegangan listrik pada kumparan tersebut.
    • Ketika arus listrik mengalir melalui kumparan primer, medan magnetik yang dihasilkan berubah, sehingga menghasilkan perubahan fluks magnetik yang diinduksikan pada kumparan sekunder.
  4. Rasio Transformator:

    • Rasio transformator (n) adalah perbandingan antara jumlah lilitan pada kumparan sekunder (Ns) dan jumlah lilitan pada kumparan primer (Np), dinyatakan sebagai n = Ns / Np.
    • Tegangan pada kumparan sekunder (Vs) dapat dihitung dengan mengalikan tegangan pada kumparan primer (Vp) dengan rasio transformator, yaitu Vs = Vp * n.
  5. Penaikan Tegangan:

    • Dengan meningkatkan tegangan pada kumparan sekunder, transformator penaik tegangan menghasilkan tegangan yang lebih tinggi untuk digunakan oleh beban atau sistem yang membutuhkan tegangan tinggi.

Dengan cara ini, transformator penaik tegangan mengubah tegangan listrik dari tingkat rendah menjadi tingkat tinggi untuk keperluan penggunaan yang aman dan efisien. Seperti halnya dengan transformator penurun tegangan, dalam transformator ideal, daya yang masuk sama dengan daya yang keluar, sehingga daya (Vp * Ip) pada sisi primer sama dengan daya (Vs * Is) pada sisi sekunder, dengan V adalah tegangan dan I adalah arus.

 
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prinsip Kerja Generator DC

Prinsip Kerja Generator 3 Fasa

Perbedaan Antara AC Inverter dan Non Inverter