Jenis Jenis Sambungan pada Transformator 3 Fasa

 Sambungan transformator tiga fasa merujuk pada cara menghubungkan transformator yang dirancang untuk mengoperasikan sistem tiga fasa. Terdapat beberapa jenis sambungan transformator tiga fasa yang umum digunakan, tergantung pada kebutuhan aplikasi dan konfigurasi sistem. Berikut adalah beberapa jenis sambungan transformator tiga fasa yang umum:

  1. Delta-Delta (Δ-Δ):

    • Sambungan delta-delta digunakan ketika transformator tiga fasa terhubung dalam konfigurasi delta pada kedua sisi, baik pada sisi primer maupun sekunder.
    • Sambungan ini sering digunakan dalam aplikasi distribusi di mana keandalan dan kekuatan konstruksi lebih penting daripada kinerja.
  2. Star-Star (Y-Y):

    • Pada sambungan star-star, transformator tiga fasa terhubung dalam konfigurasi bintang (star) pada kedua sisi, baik pada sisi primer maupun sekunder.
    • Sambungan ini sering digunakan dalam aplikasi distribusi dan industri di mana keandalan dan pilihan tegangan yang lebih fleksibel lebih diutamakan.
  3. Delta-Star (Δ-Y):

    • Sambungan delta-star menghubungkan sisi primer dalam konfigurasi delta, sementara sisi sekunder dihubungkan dalam konfigurasi bintang.
    • Sambungan ini memungkinkan transformator untuk mengubah tegangan dari delta ke bintang, yang sering diperlukan dalam aplikasi yang memerlukan distribusi tegangan yang berbeda pada sisi primer dan sekunder.
  4. Star-Delta (Y-Δ):

    • Sambungan star-delta menghubungkan sisi primer dalam konfigurasi bintang, sementara sisi sekunder dihubungkan dalam konfigurasi delta.
    • Sambungan ini memungkinkan transformator untuk mengubah tegangan dari bintang ke delta, sering digunakan dalam aplikasi yang memerlukan distribusi tegangan yang berbeda pada sisi primer dan sekunder.

Setiap jenis sambungan memiliki kelebihan dan kelemahan tergantung pada kebutuhan spesifik aplikasi dan sistem. Penting untuk memilih sambungan yang sesuai dengan kebutuhan sistem tenaga listrik dan memastikan bahwa sambungan dilakukan dengan benar sesuai dengan standar dan peraturan yang berlaku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prinsip Kerja Generator DC

Prinsip Kerja Generator 3 Fasa

Perbedaan Antara AC Inverter dan Non Inverter